Senin, 18 Sep 2017 09:36 WIB

Apple Utamakan Jualan iPhone 8 Ketimbang iPhone X?

Agus Tri Haryanto - detikInet
iPhone 8 Plus, iPhone X, dan iPhone 8. Foto: Reuters iPhone 8 Plus, iPhone X, dan iPhone 8. Foto: Reuters
Jakarta - Dengan segala keunggulannya, iPhone X menjadi primadona dibandingkan iPhone 8 dan iPhone Plus. Namun analisis memprediksikan konsumen kesulitan untuk membeli iPhone X sampai 2018.

Bukan karena iPhone X yang dihargai selangit, yaitu mencapai USD 999 (Rp 13,2 juta) untuk versi 64 GB dan versi 256 GB seharga USD 1.149 (Rp 15,1 juta). Tapi ada faktor lainnya iPhone X dibilang sulit didapatkan pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan analisis teknologi Ming-Chi Kuo. Menurutnya salah satu faktor yang mungkin menghambat adalah spekulasi soal Apple yang mengutamakan penjualan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus lebih dulu. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kanibalisasi antara iPhone X dan iPhone 8.

"Kami percaya bahwa desain fullscreen dan fitur pengenal wajah akan mendorong permintaan berganti ke iPhone X (sehingga menekan penjualan iPhone 8-red)," ujar Kuo, dikutip dari The Verge, Senin (18/9/2017).

Saat ini, Apple telah membuka keran pemesanan perdana di situs resminya untuk kedua smartphone tersebut. Negara yang sudah mencicipinya, dia ntaranya Australia, Austria, Belgia, Kanada, China, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Italia, Jepang, Luksemburg, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat dan US Virgin Islands.

Sementara itu, perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs ini baru membuka pemesanan iPhone X pada 27 Oktober nanti.

Selain itu, kendala lainnya berkaitan dengan pasokan barang, di mana dalam catatan KGI Securities mengungkap Apple akan memasok 40 juta unit iPhone X sebelum akhir tahun fiskalnya. Lalu, Apple baru berencana mengapalkan 90 juta unit lagi pada 2018.

(yud/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed