Kamis, 14 Sep 2017 13:30 WIB

Steve Jobs Ternyata Nyaris Batalkan iPhone

Rachmatunnisa - detikInet
Peluncuran iPhone pertama (Foto: David Paul Morris/Getty Images) Peluncuran iPhone pertama (Foto: David Paul Morris/Getty Images)
Jakarta - Empat puluh satu tahun sejak Apple didirikan, mendiang Steve Jobs selamanya dikenang sukses memimpin Apple, dan sosok yang tak bisa dilepaskan dari momen perkenalan iPhone pertama di 2007.

Siapa sangka, Jobs pernah tidak percaya diri kalau iPhone merupakan investasi yang tepat untuk dikembangkan. Dalam momen perayaan 10 tahun iPhone yang ditandai dengan peluncuran iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X, penulis Brian Merchant mempublikasikan buku terbarunya berjudul 'The One Device: The Secret History of the iPhone.'.

Dalam buku ini, Merchant mengungkapkan bagaimana awal mula kemunculan smartphone ini dan bagaimana sosok Jobs yang dikenal paling pintar dan berpengaruh di Apple, membutuhkan tim yang terdiri dari orang-orang cerdas untuk membantunya membuat keputusan.

"Jobs adalah sumber kekuatan inspirasi, kurator hebat untuk ide-ide bagus, dan negosiator yang cerdas," kata Merchant seperti dikutip dari CNBC, Kamis (14/9/2017).

"Namun iPhone awalnya adalah proyek eksperimen yang dikerjakan tanpa sepengetahuannya. Dalam perkembangannya, iPhone menjadi proyek resmi atas desakan eksekutif lainnya dan melibatkan para ahli hardware serta tim yang brilian dan bekerja tanpa lelah," sambungnya.



Jobs sangat percaya dengan beragam bakat, mulai dari pemula yang mungkin tidak dilirik orang, hingga para senior. Dia juga yang kemudian mempercayakan Scott Forstall si pencipta iOS, untuk merekrut orang-orang yang diperlukan untuk proyek iPhone.

Suami dari Laurene Powell ini sempat secara terang-terangan menolak ide membuat ponsel. Karena seperti kebanyakan eksekutif dan engineer Apple lainnya, Jobs berpikir ponsel adalah produk yang payah.

"Jobs pada 2005 menyebutkan, Apple tidak pintar dalam urusan jaringan telepon agar bisa menjangkau pengguna. Dia tidak yakin operator seperti Verizon dan AT&T mau menyertakan ponsel Apple untuk bisa mengakses jaringan mereka," tulis Merchant.

Namun pada akhirnya, Jobs percaya sepenuhnya pada tim, terutama untuk urusan teknis. Meski demikian, dia turut andil memastikan software dan tampilan interface-nya bekerja dengan baik dan menarik, sebelum dijual ke pasar.

Nyatanya seperti kita tahu, iPhone kini begitu populer dan menjadi gadget andalan Apple. Produk ini juga mencatat sejarah sebagai revolusi display multi touch dan membuat pengguna ponsel beralih menggunakan ponsel layar sentuh.

(rns/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed