BERITA TERBARU
Kamis, 09 Mar 2017 15:59 WIB

BlackBerry Aurora Meluncur, Menkominfo: Bak CLBK

Yudhianto - detikInet
Foto: detikINET/Yudhianto Foto: detikINET/Yudhianto
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengapresiasi kehadiran ponsel BlackBerry yang kembali ke Indonesia. Pria yang juga kerap disapa Chief RA ini mengibaratkannya dengan istilah Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK).

Apalagi menurut Rudiantara, Indonesia punya nilai tersendiri untuk BlackBerry. Maka ketika ponsel BlackBerry kembali bangkit beserta layanannya, seakan menghidupkan memori konsumen Indonesia yang mulai memudar.

"BlackBerry Messenger (sudah) dipegang perusahaan Indonesia, Sekarang ponselnya juga dipegang BB Merah Putih. Jadi kaya Cinta Lama Bersemi Kembali untuk konsumen Indonesia, ujarnya, di peluncuran BlackBerry Aurora, di hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Lebih lanjut, Menkominfo juga mengapresiasi BlackBerry Aurora yang telah memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 30%). Dikatakannya, ini menjadi bukti bahwa produsen global telah mengakui potensi yang terdapat di Indonesia.

Selain itu, demi mengakomodir kebutuhan konsumen Indonesia, penyesuaian juga telah dilakukan di BlackBerry Aurora. Salah satunya adalah kehadiran fitur dual-SIM di ponsel tersebut, yang disebut Menkominfo sesuai kebutuhan orang Indonesia.
BlackBerry Aurora Meluncur, Menkominfo: bak CLBKFoto: detikINET/Yudhianto

"Artinya produsen global telah melakukan penghitungan potensi di Indonesia. Saya (juga) percaya alasan BlackBerry menawarkan (fitur) dual-SIM adalah untuk menjawab kebutuhan konsumen (Indonesia)," imbuh Menkominfo.

Dalam pidato singkatnya, Rudiantara juga menantang BlackBerry untuk membuat ponsel yang lebih terjangkau lagi dari yang ada sekarang. Karena dengan begitu bukan tak mungkin ponsel BlackBerry bisa membuka peluang untuk kembali menyanding gelar sebagai 'ponsel sejuta umat' di Indonesia.

"Ini BlackBerry (Aurora) harganya menengah. Saya tantang bikin ponsel sekelas BlackBerry, tapi yang harganya jauh di bawah. Supaya bisa jadi ponsel Indonesia 'sejuta umat' (lagi)," katanya (yud/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Erajaya Masih Meraba Segmen Wearable

    Erajaya Masih Meraba Segmen Wearable

    Jumat, 24 Mar 2017 15:52 WIB
    Pemilik jaringan distributor ponsel terbesar di Indonesia Erajaya mengaku masih meraba-raba kebutuhan konsumen di segmen wearable gadget dan juga IoT.
  • Ketika Advan G1 Diajak Motret di Alam Bebas

    Ketika Advan G1 Diajak Motret di Alam Bebas

    Jumat, 24 Mar 2017 15:35 WIB
    Anggapan ponsel brand lokal berkualitas seadanya coba ditepis Advan pada ponsel teranyarnya, G1. Caranya, dengan menjajal kemampuan tersebut di alam bebas.
  • Teman Melinda Gates Geli Makan Rambutan

    Teman Melinda Gates Geli Makan Rambutan

    Jumat, 24 Mar 2017 14:08 WIB
    Dalam kunjungan ke Indonesia, Melinda Gates ditemani Susan Desmond Hellman CEO Bill & Melinda Gates Foundation. Dia geli saat akan memakan rambutan.
  • TiPhone Ikut Boyong iPhone 7

    TiPhone Ikut Boyong iPhone 7

    Jumat, 24 Mar 2017 13:59 WIB
    Tiphone Mobile Indonesia melalui dua anak perusahaannya, Telesindo Shop dan Megafon, ternyata ikut menawarkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.
  • iPhone 8 Diprediksi Meledak

    iPhone 8 Diprediksi 'Meledak'

    Jumat, 24 Mar 2017 13:30 WIB
    iPhone 8 kemungkinan besar diluncurkan bulan September mendatang. Meski masih jauh, penerus iPhone 7 itu diprediksi mendapat sambutan hangat.
  • Google Asisstant Menyapa OnePlus 3 dan 3T

    Google Asisstant Menyapa OnePlus 3 dan 3T

    Jumat, 24 Mar 2017 12:42 WIB
    Dalam perkembangannya, Google Assistant tak hanya untuk Google Pixel. Fitur ini kemudian merambah ke lebih banyak ponsel, antara lain OnePlus 3 dan 3T.