Padahal menurut informasi yang beredar smartwatch Nokia itu sudah tinggal menunggu rilis. Namun kabarnya Microsoft selaku pemilik Nokia galau memilih antara Moonraker atau Microsoft Band. Sehingga akhirnya raksasa software itu lebih memilih gelang kebugarannya itu.
Bertahun-tahun berlalu, Moonraker muncul kembali. Bukan karena ada harapan bakal dirilis, tapi ternyata ada orang yang berhasil menyelamatkan prototipenya. Bahkan statusnya bisa dibilang sudah memasuki tahap final, karena semua fungsinya bisa digunakan. Desainnya juga tampak seperti siap edar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi Facebook juga ada, meski sepertinya merupakan aplikasi bawaan satu-satunya. Jangan harap menemukan Twitter, WhatsApp, atau aplikasi lainnya yang biasa digunakan saat ini. Tapi selain itu Moonraker juga telah mendukung fitur kebugaran penghitung langkah, dan juga pemutar musik.
Secara keseluruhan sebenarnya Moonraker telah menjawab sebagian besar kebutuhan yang dibutuhkan Smartwatch. Namun antarmuka Nokia Touch yang diusungnya dipastikan sudah ketinggalan jaman untuk saat ini. Nokia Touch di Moonraker lebih seperti smartwatch murah dari China yang banyak bertebaran di situs jualan online.
Penasaran seperti apa smartwatch Moonraker? Berikut videonya:
(yud/rou)