Kamis, 03 Nov 2016 17:39 WIB

Go-Jek & Grab Tak Terpengaruh Demo 4 November

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Demo besar-besaran yang akan berlangsung 4 November tidak akan berdampak pada layanan ojek online. Pasalnya Go-Jek dan Grab memastikan mitranya akan tetap beroperasi.

Saat dihubungi PR Manager Go-Jek Rindu Ragilia memastikan para driver akan beroperasi seperti biasa. Pihaknya turut menghimbau para driver untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan.

"Pihak manajemen Go-Jek mengajak driver selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas kepolisian di lapangan," kata Rindu kepada detikINET.

Hal serupa juga diungkap Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar. Dikatakannya operasional Grab akan tetap normal.

"Tapi kami menginformasikan ke seluruh mitra pengemudi kita untuk menghindari area-area rawan kemacetan akibat dampak dari demonstrasi," kata Mediko.

Seperti diketahui sekelompok masssa akan menggelar demo pada 4 November. Dalam surat pemberitahuan kepada Polri, akan ada 100 ribu orang yang diperkirakan ikut berunjuk rasa berkait Ahok.

"Kemarin (laporan) sudah diterima. (Penanggung jawab) Disebutkan Kiai Bahtiar Nasir tercatat dengan mengikutsertakan 100 ribu (massa) di dalam surat," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut Boy, laporan pemberitahuan diterima dari gerakan masyarakat yang mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Demonstrasi dilakukan pada Jumat 4 November hingga pukul 18.00 WIB.

"Mereka akan bubar," ujar Boy Rafli soal kemungkinan pendemo tetap bertahan setelah pukul 18.00 WIB.

Dalam demo 4 November, ada beberapa tempat dijadikan titik lokasi unjuk rasa massa, yaitu Istana dan Gedung DPR.

"Rencana ke kantor DPR dan istana negara. Tentu kita melakukan pengawalan, termasuk di lokasi baik itu di Masjid Istiqlal, depan Istana," tuturnya.

Boy juga mengimbau masyarakat dari luar Jakarta yang hendak ikut dalam aksi agar tetap tertib. "Yang terpenting menjaga ketertiban bersama. Enggak masalah datang ke ibu kota, asal jangan melanggar hukum," ujarnya.

Personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan demo 4 November mencapai 18 ribu personel. Personel itu merupakan gabungan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. (afr/fyk)