Dikutip detikINET dari Korea Herald, Rabu (19/10/2016), Samsung dikatakan memang telah berencana hanya merilis satu model premium per tahun untuk memastikan kualitas produk yang tinggi, menyusul masalah yang menghinggapi Note 7.
Selama ini, Samsung selalu merilis dua model flagship setiap tahun. Yaitu Galaxy S di awal tahun dan Galaxy Note di pertengahan tahun. Waktu rilis yang cukup pendek dan persaingan ketat itulah yang mungkin mempengaruhi kualitas produknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka tahun depan, kemungkinan hanya Galaxy S8 yang menjadi jagoan Samsung di kelas atas. Sudah tentu dibekali fitur kelas atas dan sangat diperhatikan kualitasnya untuk mencegah peristiwa Note 7 terjadi kembali.
Tapi sejauh ini, dihilangkannya merek Note yang keluar sejak tahun 2011 memang masih sebatas spekulasi. "Samsung tidak memberitahu suplier rencana mengubah strategi dua model flagship itu, namun jika demikian bisa berimbas pada pasokan komponen," sebut sumber Korea Herald.
"Untuk saat ini, semua masih dugaan tentang apa yang akan dilakukan Samsung untuk pulih dari peristiwa Note 7, tapi tentu mereka akan melakukan perubahan dalam strategi marketing saat ini serta di sisi portofolio produk," tambah si sumber.
(fyk/ash)