Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Samsung Pede Note 7 Tetap Laku Keras

Samsung Pede Note 7 Tetap Laku Keras


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: detikINET/adifidarahman
Jakarta - Setelah proses recall Note 7 yang bermasalah hampir rampung, Samsung kini bersiap melanjutkan proses penjualannya. Raksasa elektronik asal Korea Selatan itu yakin Note 7 akan tetap laris.

Note 7 mulai bisa dipesan di Amerika Serikat. Di Korea Selatan, penjualan rencananya akan berlanjut di 28 September, berlanjut ke Singapura dan Australia. Di Eropa, pemasaran Note 7 versi baru juga akan segera dimulai menjelang akhir tahun ini.

"Kami mengharapkan Note 7 yang baru akan tersedia di mana-mana pada akhir November, sebelum akhir dari kuartal IV 2016 ini," sebut David Lowe, Chief Marketing Officer Samsung Eropa yang dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (23/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia meyakini Note 7 tetap banyak diminati. "Kami percaya diri bisa memulai lagi fondasi yang sudah hilang dan mendapat kembali momentum menjelang penghabisan tahun dan menghadapi 2017 dengan kuat," tambah David.

Seperti diketahui, sejumlah 2,5 juta unit Note 7 ditarik kembali di pasaran karena rentan meledak terkait anomali baterai. Samsung bertindak cepat. Di AS, sekitar 500 ribu unit pengganti sudah tersedia bagi Note 7 yang kena recall.

Berbagai upaya telah dilakukan Samsung untuk memuluskan proses recall dan mengamankan konsumen dari bahaya Note 7. Misalnya update software yang membuat Note 7 versi lawas hanya bisa diisi ulang sampai 60% untuk mencegah overheat. Kemudian di versi yang baru, ada ikon baterai warna hijau di berbagai bagian layar yang menandakan Note 7 itu sudah aman.

Lowe menyatakan masih banyak permintaan untuk Note 7 karena di kebanyakan pasar, Note 7 masih dalam tahap pre order sebelum dilakukan recall. Artinya, handset belum sempat sampai di tangan konsumen. Hal itu juga terjadi di Indonesia.

Maka Samsung berusaha secepatnya melakukan penjualan kembali. "Kami sudah menciptakan permintaan untuk Note 7 yang akan kami penuhi secepat mungkin," pungkas dia.

(fyk/ash)





Hide Ads