Parahnya lagi pihak operator juga tidak bisa menjamin apakah pesanan yang telah dilakukan pelanggan bisa dikabulkan. Untuk meredam kekecewaan pelanggan, M1 sebagai salah satu operator yang mengalami penundaan pun memberi kompensasi pengiriman gratis bila iPhone 7 yang dipesan sudah tiba.
Namun iming-iming tersebut tak menghentikan pelanggannya untuk memborbardir halaman Facebook M1 yang berisi informasi penundaan pesanan iPhone 7, dengan segudang komplain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Kejadian serupa juga dialami SingTel. Meski sebelumnya hanya melakukan penundaan untuk iPhone 7 dan iPhone 7 Plus versi jet black, belakangan beberapa pelangannya terkejut ketika pesanan iPhone 7 Plus-nya dialihkan ke iPhone 7.
Berarti secara tak langsung operator ini menginformasikan kalau iPhone 7 Plus tidak dapat dipenuhi, sehingga terpaksa mengalihkannya ke iPhone 7 untuk meredam kekecewaan pelanggan.
![]() |
Beda lagi dengan StarHub, di menit-menit akhir operator berlogo bintang itu tiba-tiba memberitahukan kalau pesanan iPhone 7 varian 256 GB versi jet black dan silver tak bisa diwujudkan. StarHub lantas menghimbau pelanggannya untuk memilih varian lain.
"Karena ada perubahan di menit terakhir soal ketersediaan iPhone 7 ketersediaan oleh pemasok, kami tidak dapat menawarkan iPhone 7 256GB versi Jet Black dan warna silver," kata StarHub.
(yud/rou)

