Yang benar adalah Motorola tetap akan memberikan pembaruan keamanan di ponsel-ponselnya. Hanya saja pembaruan itu tak akan dirilis secara rutin tiap bulannya, seperti yang dilakukan Samsung dan Google.
Perusahaan asal AS yang kini dimiliki oleh Lenovo itu hanya akan merilis pembaruan keamanan tersebut akan dirilis dengan cara yang lebih efisien, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (28/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Motorola mengaku sulit melakukan hal tersebut secara rutin tiap bulannya, karena jumlah pengujian dan persetujuan yang diperlukan sebelum pembaruan tersebut dirilis sangatlah banyak.
"Jadi akan lebih efisien bagi kami untuk menggabungkan pembaruan tersebut menjadi sebuah paket yang akan dirilis dalam bentuk Maintenance Release (MR) atau pembaruan OS," tutup Motorola. (asj/rou)