Vivo V3 Max menempati kasta lebih tinggi. Layarnya lega dengan ukuran 5,5 inch jenis IPS LCD resolusi full HD 1080p x 1920 pixel. Ia sudah dibekali prosesor Qualcomm terbaru, yakni octa core Snapdragon 652 dengan RAM 4 GB yang menyemburkan performa cepat.
Kemudian ada Vivo V3 dengan spek lebih rendah karena harganya juga lebih murah. V3 ini mengusung layar 5 inch resolusi 720p HD. Kemudian dibekali jeroan prosesor Qualcom Snapdragon 616 octa core dengan RAM 3 GB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tampil dengan desain elegan dan jeroan mumpuni, V3 dan V3 Max dilengkapi sensor sidik jari untuk mengakomodir kebutuhan pengguna ponsel masa kini. Sensor itu cepat dalam mengenali jari penggunanya, hanya 0,2 detik dengan julukan Rapid Fingerprint ID. Ia juga dapat mendeteksi jari dari sudut 360 derajat sekalipun.
![]() |
Tagline Faster Than Faster tak hanya berlaku pada performa prosesor dan sensor fingerprint, tapi juga pada kameranya. Baik V3 Max dan V3 mengusung kamera 13 megapixel yang super cepat berkat dedicated RAM camera. Hanya butuh 0,7 detik per jepretan kamera.
Sedangkan kamera depan 8 MP V3 Max dan V3 dikatakan mampu menangkap gambar dengan kualitas jernih bak kristal. Sehingga bisa mengakomodir kebutuhan pengguna yang hobi berfoto selfie.
![]() |
Fitur menarik lainnya yang hadir pada V3 dan V3 Max adalah Smart Split. Fitur ini mirip multi windows yang hadir pada ponsel Android pada umumnya, dimana bisa menjalankan dua aplikasi dalam satu layar.
Untuk meminangnya, V3 dibanderol oleh Vivo seharga Rp 3.499.000. Sedangkan Vivo V3 Max dipasarkan senilai Rp 4.999.000.
(fyk/ash)

