Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Apple Store Palsu Ramai-ramai Cari Untung

Apple Store Palsu Ramai-ramai Cari Untung


Rachmatunisa - detikInet

(Getty Images)
Shenzhen - Di salah satu jalanan ramai di Shenzhen, China Selatan, ada lebih dari 30 Apple Store. Hati-hati tertipu, dari 30 toko Apple itu, hanya satu yang merupakan Apple Store asli.

Sekilas memang sulit membedakan mana Apple Store yang asli dan yang palsu. Toko-toko tersebut berlomba menampilkan diri dengan tingkat imitasi yang nyaris sempurna.

Tak hanya menempelkan ikon khas Apple, para staf di Apple Store palsu pun menggunakan seragam yang sama seperti staf di Apple Store asli. Agar lebih meyakinkan konsumen, toko-toko itu juga memajang sampel iPad tebaru dan Apple Watch di etalase mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Reuters, Jumat (25/9/2015), di Shenzhen tercatat hanya ada satu Apple Store dan lima distributor premium resmi. Adapun jumlah Apple Store resmi semakin menjamur sejak iPhone 6S dan iPhone 6S Plus resmi menyambangi pasar.

Apple Store tak resmi di Shenzhen diketahui mengambil keuntungan dengan penjualan cepat dalam waktu singkat. Mereka menjual kembali perangkat yang mereka beli dari penjual resmi dan melalui distributor tertentu dengan harga dua kali lipat dari harga resmi.

Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan resmi dari Apple, sementara permintaan pasar sangat besar. Fenomena ini juga memperlihatkan tingginya minat konsumen terhadap iPhone untuk penunjang gaya hidup mereka.

"Ada banyak penggemar Apple di China. Banyak orang bersedia menyerahkan uang ekstra hanya untuk mendapatkan iPhone terbaru dan memamerkannya," kata seorang petugas di salah satu Apple Store palsu bernama Zhao.

Sejumlah pekerja di Apple Store palsu mengaku membeli iPhone baik di China maupun luar negeri seperti Amerika Serikat dan Hong Kong, kemudian diselundupkan melintasi perbatasan ke daratan.

(rns/ash)







Hide Ads