Sebagai contoh, Zenfone 5 di pasaran dijual di kisaran harga Rp 2 juta. Sementara untuk varian termurah Zenfone 2 dijual dengan harga Rp 2,7 juta. Meski begitu, pihak Asus tetap yakin bahwa Zenfone 2 akan tetap laris terjual.
"Kami yakin kalau Zenfone 2 ini akan tetap laris di pasaran, meski harganya lebih mahal. Karena spesifikasinya juga lebih tinggi," ujar Juliana Chen, Country Product Group Leader Asus Indonesia kepada detikINET selepas acara peluncuran Zenfone 2 di Jakarta, Selasa (21/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat model Zenfone 2 yang dirilis Asus di Indonesia adalah ZE550ML (16GB), ZE551ML (16GB), ZE551ML (32GB), dan ZE551ML (64GB). Zenfone 2 dengan RAM 4 GB yang termurah adalah ZE551ML 32GB, yang dijual dengan harga Rp 3,99 juta. Sementara untuk versi 64 GB dijual dengan harga Rp 4,49 juta.
Sementara untuk versi lebih murah adalah ZE551ML 16 GB yang dihargai Rp 2,99 juta. Layarnya 5,5 inch Full HD, namun dengan prosesor Intel Z3560 quad core 1,8 GHz 64bit dan RAM 2GB.
Zenfone 2 ZE550ML adalah yang termurah dibanding tiga ponsel di atas. Harganya Rp 2,699 juta. Layarnya 5,5 inch, namun resolusinya hanya HD, sedangkan prosesornya Intel Z3560 quad core 1,8 GHz 64 bit.
Keempat model Zenfone 2 akan mulai dijual di Indonesia mulai bulan Mei 2015, melalui sejumlah distributor, antara lain Erajaya, Metrodata, dan Datascrip.
(ash/ash)