Jumat, 21 Nov 2014 15:04 WIB

5 Tips Agar Baterai Ponsel Awet dan Aman

- detikInet
(ilustrasi/gettyimages) (ilustrasi/gettyimages)
Jakarta - Dalam kondisi baterai kembung seperti kasus iPhone melendung yang terjadi di Bogor, gadget masih bisa digunakan. Namun ini tidak direkomendasikan karena bisa berisiko fatal.

"Gadget masih bisa dipakai ketika kembung. Tapi memang biasanya tidak lama baterainya dan ada risiko meledak. Jadi sebaiknya diperbaiki," kata pengamat gadget Lucky Sebastian kepada detikINET, Jumat (21/11/2014).

Lucky menambahkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar baterai awet dan aman dipakai. Dikatakannya, tidak ada perbedaan cara perawatan baterai ponsel baik iPhone maupun ponsel lain.

Pertama, selalu gunakan charger asli bawaan resmi dari perangkat yang kita gunakan, karena sudah didesain spesifik dengan device tersebut.

Kedua, jangan menggunakan baterai sampai benar-benar habis dan perangkat mati. Pasalnya, sel-sel baterai butuh daya lebih besar untuk diisi kembali jika dalam kondisi sangat habis, akibatnya siklus umur baterai akan menurun.

Ketiga, Umur baterai dihitung dengan siklus. Rata-rata baterai Lihium ion memiliki umur 500 cycle. Setelah batas siklus ini terlampaui, kinerja baterai akan menurun secara signifikan.

"Kalau sering di-charge nggak penuh, misal pakai power bank, atau sebentar-sebentar di-charge, minimal seminggu sekali harus di-charge full cycle sampai penuh," kata Lucky.

Satu siklus kira-kira seperti ini: misalkan kondisi baterai kita hari ini setelah dipakai sisa 50%. Di-charge sampai penuh, 100%, kemudian digunakan sampai tersisa lagi 50%, ini dinamai satu siklus.

Keempat, kondisi baterai yang sehat berada di kisaran panas bervariasi antara 0 derajat celcius sampai 35 drajat celcius. Jika meletakkan perangkat di tempat yang panas, misal di bawah sinar matahari terlalu lama sehingga perangkat menjadi sangat panas, ini akan mempengaruhi kinerja dan umur baterai.

Terakhir, kebanyakan smartphone sekarang sudah dilengkapi kemampuan untuk menghentikan proses charging secara otomatis jika baterai sudah terisi penuh. Meski demikian, tidak ada salahnya mengikuti saran dari pabrikan agar tidak meletakkan perangkat tersambung terus ke colokan charger, lebih dari 16 jam.

"Kalau Anda sangat concern dengan hal ini, menggunakan tambahan timer listrik yang bisa di set untuk menyala dan mati dalam durasi waktu yang ditentukan, akan lebih baik," tutupnya.

(rns/ash)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed