PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) dan PT Tata Sarana Mandiri (TSM) selaku produsen smartphone 4G lokal, memang belum melemparkan produknya ke pasar. Namun yang pasti harganya bakal murah.
Presiden Direktur PTSN Abidin mengaku belum menetapkan harga pasti dari produk tersebut. Namun, smartphone yang bernama Ivo tersebut diperkirakan harganya tidak melebihi Rp 2 juta per unit.
"Kita belum launch ke pasar, mungkin nggak terlalu lama lagi. Tapi harganya nggak lebih dari Rp 2 juta," ungkap Abidin seperti dikutip detikFinance, Senin (7/7/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyasar kalangan menengah dan sedikit ke atas," tegasnya.
Seperti misalnya untuk eksekutif muda. Kecenderungan yang dibutuhkan adalah transfer data. Sehingga dibandingkan harus membeli produk dengan harga sekitar Rp 5-7 juta, maka diberikan alternatif pilihan harga yang lebih murah.
"Jadi sekarang animo untuk membeli barang yang lebih mahal itu karena merk dan lifestyle. Padahal ada harga lebih murah," ujar Abidin.
Seperti diketahui, ponsel ini didukung oleh Qualcomm Snapdragon 400 chipset berprosesor quad core 1.2 GHz, RAM 1 GB, Storage 8 GB, Camera 8 MP, dan dual SIM card serta OS Android.
(mkl/ash)