Seperti diketahui, sistem operasi BlackBerry 10 hadir dalam versi full touchscreen dalam seri Z10 dan versi separuh layar sentuh beserta keyboard Qwerty pada seri Q10. Nah, CEO BlackBerry Thorsten Heins yakin Q10 adalah sebuah anugerah.
Thorsten mengatakan, Q10 yang telah dijual perdana di Inggris mampu terjual ribuan unit setiap jamnya. Bahkan dalam waktu 6 jam, smartphone ini diklaim sudah ludes tak tersisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heins mengaku percaya bahwa Q10 akan jauh lebih sukses penjualannya jika dibandingkan Z10. Apalagi Q10 yang menggunakan Qwerty fisik merupakan trah dari BlackBerry itu sendiri.
Optimisme Heins boleh saja setinggi langit, namun pasarlah yang menentukan. Apalagi pada kenyataanya, Z10 baru terjual 1 juta unit di kuartal pertama lalu.
(tyo/rou)