Seperti diketahui, Nokia sudah cukup lama bekerjasama dengan ST Electronics, mengembangkan microphone berteknologi HDR. Rupanya, ST Electronics terikat kontrak dengan Nokia. Malang, ketika HTC menggunakannya, mereka pun dituding mencuri teknologi Nokia.
Dikutip dari Fox News, Kamis (25/4/2013), setelah datang surat keputusan pengadilan tersebut, HTC masih diperkenankan menggunakan microphone lama yang sudah dipesannya, sampai habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perintah ini menyatakan bahwa HTC bisa terus menggunakan microphone yang sudah dibeli, karena komponen tersebut dibeli dengan niat baik," demikian pernyataan HTC.
HTC tidak merinci akan seperti apa perubahan desain microphone dan sejauh apa bisa mempengaruhi waktu pengapalan. HTC juga tak menyebutkan kemungkinan untuk berganti pemasok. Dia hanya memastikan, tidak akan ada dampak langsung terhadap penjualan handset.
Sejak awal pemasaran, HTC One sudah terlambat karena adanya masalah pasokan komponen, yakni lensa kamera ultrapixel yang menjadi fitur andalan produk tersebut. Kini, mampetnya pasokan ini akan ditambah dengan masalah microphone.
Β
Review Produk: HTC One, Nyaris Tanpa Cela
FotoINET: Mengintip Keelokan HTC One.
(rns/ash)