Namun meski punya status mentereng, ternyata belum menjamin ketersediaan DRAM besutannya untuk memasok bagi seluruh produk smartphone garapannya.
Hal ini terbukti dari niat Samsung yang dikabarkan ingin memasok DRAM dari produsen lain. Disebut-sebut SK Hynix yang diketahui sebagai pesaing terdekatnya pada segmen chip memori akan dimintai bantuan oleh Samsung untuk menambah pasokan DRAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain hal tersebut, meningkatnya permintaan smartphone seri Galaxy juga menjadi alasan kuat Samsung menggandeng SK Hynix untuk turut memasok chip memori bagi produk smartphone andalannya.
Diduga masalah kurangnya ketersediaan Galaxy S III selepas peluncurannya dulu juga diakibatkan kurangnya pasokan komponen. Nah, kondisi inilah yang saat ini ingin dihindari Samsung pada penjualan perdana Galaxy S4.
Makin diperkuat oleh rencana Samsung yang kabarnya berniat memproduksi Galaxy S4 sebanyak 100 juta unit, wajar bila raksasa elektronik tersebut akhirnya memutuskan untuk menggandeng produsen lain untuk memasok komponen bagi produknya.
Dikutip detikINET dari Techcrunch, Kamis (18/4/2013), menurut analis bernama Peter Misek, tindakan Samsung tersebut bisa jadi merupakan strateginya yang ingin mengganggu pasokan komponen bagi perangkat Apple dengan cara turut menggandeng pemasok yang sama.
Apalagi diketahui pemasok chip untuk Apple lainnya yakni Cirrus Logic justru sedang mengurangi pasokannya bagi Apple.
(ash/ash)