Samsung saat ini identik dengan sistem operasi Android. Nama mereka berkibar dengan deretan handset Android yang diminati pasar.
Namun vendor asal Korea Selatan ini mengaku tidak cinta mati pada Android. Sejak dahulu, mereka memang tidak segan untuk mengadopsi berbagai platform sesuai perkembangan pasar.
"Kita memang menguasai pasar Android, namun juga tidak akan seratus persen selalu Android. Kita secara terus menerus mengeksplorasi platform yang berbeda-beda," tukas Andreas Rompis, Vice President Samsung Mobile Business Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Samsung juga sedang mengembangkan OS sendiri yang dinamakan Tizen, bekerja sama dengan Intel. Memang Samsung dikenal punya jurus 'sapu jagat' di mana mereka membanjiri pasar dengan begitu banyak model serta rentang harga beragam.
"Kita memang berusaha untuk memberikan banyak pilihan yang terbaik bagi para konsumen untuk memberikan kebebasan bagi mereka, memilih apa yang paling cocok," sebut Andreas.
(fyk/ash)