Achmad S. Sofwan, Presiden Direktur Fujitsu Indonesia menyatakan, tim fujitsu dari Jepang telah datang ke Indonesia untuk melakukan pengecekan secara lapangan. Mereka ingin mengetahui secara pasti bagaimana potensi pasar ponsel di Tanah Air.
"Mereka sudah cek langsung ke pasar, tapi belum ada feedback lagi. Mereka memang biasanya berhati-hati untuk memutuskan," tukas Achmad di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, untuk produk ponsel sendiri, Fujitsu pun tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan mereka mengklaim telah merilis smartphone paling tipis di dunia pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2012 di Las Vegas, AS, beberapa waktu lalu.
Ponsel tersebut bernama Arrow ES IS12F. Bodinya yang langsing hanya memiliki ketebalan 6,7 mm. Ia berjalan di atas sistem operasi Android 2.3 Gingerbread dan dipacu dengan kekuatan prosesor 1.4 Ghz single core Qualcomm.
Berbobot tak lebih dari 105 gram, piranti ini telah dilengkapi dengan layar Corning Gorilla Glass untuk melindungi display AMOLED WVGA (800 x 480 pixels) yang selebar 4 inch dari goresan. Arrow ES IS12F memiliki kamera 5 megapixel dan juga telah dibuat tahan air.
Ya, siapa tahu, ketika Fujitsu telah memasuki pasar ponsel Indonesia, Arrow ES IS12F pun turut mereka boyong.
(ash/eno)