Jakarta -
'Monopoli' teknologi layar sentuh Gorilla Glass diprediksi takkan bertahan lama. Pasalnya kini hadir Dragontrail, yang enam kali lebih kuat dibanding teknologi
soda-lime glass sebelumnya.
Lawan baru Gorilla Glass ini muncul dari negeri Sakura Jepang, dengan perusahaan bernama Asahi Glass, sebagai salah satu produsen layar datar papan atas dunia.
Seperti dikutip
detikINET dari fastcompany, Senin (24/1/2011), teknologi bernama Dragontrail ini memiliki fisik lebih tipis dari Gorilla Glass. Walau demikian, Dragontrail mampu menahan beban hingga 60 kg dan dilengkapi anti-gores yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asahi sendiri telah menelan dana lebih dari USD 350 Juta untuk mengembangkan teknologi ini. Mereka pun memasang target menguasai 30 persen pangsa pasar teknologi layar sentuh. Sebelumnya, teknologi Gorilla Glass telah dipakai beberapa vendor papan atas seperti Nokia dengan N8 nya atau Dell dengan tablet Streak-nya.
(fw/ash)