Demikian dikatakan Gregory Wade, Managing Director RIM Asia Tenggara terkait kans BlackBerry di medan persaingan smartphone yang kian sengit itu.
Hal tersebut menurut Greg bukan lantaran keyakinan RIM seorang, namun juga sudah dipertegas dengan prediksi dari sejumlah lembaga analis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana dengan prediksi pertumbuhan untuk handset layar sentuh? "Mereka akan flat," tukas Greg, dalam sesi diskusi terbatas dengan beberapa media.
Hal inilah yang membuat vendor asal Kanada itu kian pede terjun ke persaingan bebas pasar smartphone. RIM memang enggan mengomentari bagaimana peluang mereka menghadapi serbuan ponsel Android atau pesaing lainnya.
Namun yang pasti Greg berkeyakinan, persaingan yang semakin ketat justru akan membuat pasar semakin 'seksi'. "Jika pasar semakin ketat, tentu pasar juga akan semakin besar," pungkasnya.
(ash/ash)