"Sejak bulan lalu kami baru menawarkan trial ke sekitar 300-500 pelanggan. Begitu trial selesai dalam 2-3 bulan, kami akan mulai komersialisasi, akhir tahun ini," kata Presiden Direktur First Media, Hengkie Liwanto di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (24/9/2010).
Dalam uji coba HDTV ini, First Media menggandeng penyedia konten ESPN dan HBO. Namun dalam beberapa bulan ke depan, sebelum peluncuran, jumlah penyedia konten akan ditambah menjadi 12 channel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam waktu empat bulan kami akan menghadirkan 12 channel HD, dan seratus channel dalam tiga tahun. Untuk mencapai 200 channel, maka kami butuh tambahan peralatan lagi. Tapi itu sudah jadi target kami," jelasnya.
Menurut Peter, dengan penggunaan TV digital, maka banyak hal yang dapat dilakukan, seperti kompresi dan channel yang lebih banyak dengan biaya operasional yang lebih murah.
Ia menuturkan masyarakat pun menginginkan TV digital, sehingga layanan yang standar definition pun dapat masuk ke layanan dengan standar tinggi HDTV.
Sementara Chief Executive Officer HBO Asia, Jonathan Spink, mengaku siap menyediakan konten-konten berkualitas untuk tayangan home box office HDTV dan Video on Demand di Indonesia.
"Indonesia pasar penikmat hiburan yang sangat besar. Saya yakin dalam 5-10 tahun mendatang, semua orang di Indonesia akan menikmati kualitas siaran HDTV," proyeksinya saat berbincang dengan detikINET.
(rou/eno)