Menurut Pambudi Baskara, Product Marketing Executive Mobile Phone PT Samsung Electronics Indonesia, platform atau vendor ponsel yang diperkaya akan konten lokal akan lebih kuat dan berhasil dalam mengarungi persaingan.
Hanya saja, lanjutnya, transaksi jual beli aplikasi ponsel di Indonesia masih sering menggunakan pola SMS premium yakni dipotong pulsa pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samsung sendiri telah coba menjalin pendekatan pribadi kepada para pengembang aplikasi lokal. Mereka siap menawarkan beragam pola kerja sama.
Mulai dari revenue sharing hingga mensupport dalam hal investasi pengembangan aplikasi. Untuk mekanisme investasi, tentu saja para pengembang harus menyokong kebutuhan Samsung.
"Yang pasti kita akan lebih pro developer," tukas Pambudi.
Adapun aplikasi yang paling sering dicari pengguna, pungkasnya, adalah aplikasi entertainment seperti game. Namun tak menutup juga untuk peluang aplikasi bisnis. (ash/faw)