Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
2020, LG Hadirkan Mesin Cuci Kendali Komputer Jarak Jauh

2020, LG Hadirkan Mesin Cuci Kendali Komputer Jarak Jauh


- detikInet

Jakarta - LG memproyeksikan pada tahun 2020 mendatang seluruh mesin cuci elektroniknya di dunia, termasuk Indonesia, sudah bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui sistem komputerisasi jaringan berbasis protokol internet (IP).

"Saya perkirakan bahkan tak sampai sepuluh tahun lagi dari sekarang," kata Halim Astono, Marketing General Manager LG Electronics Indonesia (LGEIN), usai peluncuran mesin cuci teknologi Inverter Direct Drive di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (2/11/2009).

Menurut Halim, tim riset dan pengembangan LG di markat pusat Korea Selatan, sejak beberapa tahun lalu telah mulai mengembangkan teknologi pengendali jarak jauh melalui sistim komputerisasi jaringan berbasis IP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini hanya masalah waktu saja. Kalau pasar belum siap, produk ini belum akan kami luncurkan. Harganya masih sangat mahal kalau kami produksi secara massal dalam waktu dekat," jelas dia.

Menurut Michael Adisuhanto, Head of Home Appliance Product Marketing LGEIN, pada 2009 ini, berdasarkan data yang diriset GfK per bulan Agustus, LG Electronics telah mendominasi pasar mesin cuci elektronik di Indonesia dengan pangsa pasar 24%.

"Di awal 2009 saja, kami berhasil menyabet penghargaan dari GfK 2008 sebagai pencapai market share tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 23%," kata Michael.

Ia juga mengatakan, permintaan mesin cuci LG di pasar meningkat tak hanya di tahun lalu, tetapi sejak tahun 2007. "Di tahun 2007, kami sudah menguasai pasar dengan 23%. Di 2008, market sharenya memang stabil di 23%, tetapi market size-nya kan membesar," ungkap Michael.

Michael memaparkan, market size mesin cuci pada tahun ini per Agustus mencapai 825 ribu unit. Sementara khusus produk mesin cuci front loading 435 ribu. Dengan pencapaian tersebut, LG optimistis mampu mempertahankan posisinya di pasar pada 2010.

"Kombinasi antara inovasi dan strategi pasar yang matang tetap menjadi senjata andalan kami untuk memenangkan persaingan di pasar dan mempertahankan eksistensi kami sebagai produsen mesin cuci," pungkasnya.
(rou/ash)





Hide Ads