Dan Novak, VP Global Marketing, PR & Communications Qualcomm mengatakan, perusahaannya selama ini sudah bekerja sama dalam berbagai hal dengan Intel.
"Hanya saja, jika nantinya harus bersaing kita akan menantikannya," ujarnya kepada sejumlah wartawan di sela ajang Qualcomm Editor's Day 2009 yang digelar di San Diego, Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja, meski pada awalnya jalur bisnis Qualcomm dan Intel dikatakan Novak berbeda jalur. Namun tetap saja, keduanya bermain di arena yang berdekatan, sehingga sangat mungkin untuk terjadi singgungan.
"Namun kami tidak takut jika nantinya ekspansi Intel akan mengancam pasar Qualcomm," tukasnya.
Untuk industri semikonduktor sendiri, Qualcomm menempati posisi ke-6 hingga kuartal 1 2009. Posisi tersebut lebih baik ketimbang dengan yang mereka dapat pada 2008 yang masih tertahan di posisi ke-8. Sementara Intel masih bertengger di posisi teratas.
"Kami berada di bisnis yang unik, karena memiliki licensing business serta juga bermain di industri semikonduktor," imbuh Paul Jacobs, CEO Qualcomm, di kesempatan berbeda. (ash/faw)