Seperti diketahui, Intel-Nvidia tengah berbalas tudingan di ranah hukum. Intel menyebut nVidia tak punya lisensi untuk memproduksi chipset yang kompatibel dengan prosesor Intel dengan kontroler memori terintegrasi.
nVidia lantas melakukan gugatan balik. Mereka menilai bahwa dengan gugatannya, Intel sudah berusaha mematikan inovasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang ditawarkan oleh ION ini tak direstui Intel yang kemudian menekankan bahwa CPU Atom untuk netbook hanya akan beriringan bersama chipset 945GSE dan 945GC. Intel juga terindikasi enggan bekerja sama dengan nVidia untuk mendukung platform berbasis Intel Atom.
Meski demikian, laju nVidia tak lantas surut, seperti dijelaskan Senior PR
Manager APAC Nvidia Melody Tu, dalam perbincangannya bersama DetikINET di acara APAC Media Gathering, Vietnam.
"Kami tak punya masalah dengan Intel, tak ada masalah legal. Intel klaim lisensi tak ada, tapi kami percaya kami punya hak untuk mengembangkan. Perihal gugat-menggugat, kami akan menyerahkan kepada pengadilan untuk menginterpretasikan," papar dia.
Bertalian dengan hal tersebut, Melody yang juga sempat terlihat menenteng-nenteng reference PC ION-nya nVidia pun menambahkan bahwa pihaknya sudah siap menyiapkan versi OEM ION.
"OEM-nya akan siap untuk Q2 2009," demikian Melody. (wsh/fyk)