Di Indonesia hal ini mungkin belum tampak, namun di Amerika Serikat indikasinya sudah terlihat. Dalam CTIA Wireless, pameran industri wireless terbesar di Amerika Utara, hanya ada sedikit ponsel jenis baru dengan keypad numerik. Lainnya bersenjata keyboard Qwerty ataupun layar sentuh.
AT&T Inc, operator terbesar kedua di negeri paman Sam memperkenalkan 6 handset di CTIA yang semuanya memakai keypad QWERTY atau touch screen. Sementara Samsung selaku penjual ponsel terbesar di AS tak memamerkan satupun ponsel baru dengan keypad numerik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini membuat produsen berlomba menghadirkan ponsel dengan keyboard QWERTY atau touch screen demi menghadirkan kenyamanan saat mengetik. Pada kuartal empat tahun lalu, 31 persen ponsel yang dijual di AS memakai keypad Qwerty.
Handset dengan keyboard lengkap juga makin murah sehingga mendorong popularitasnya. Akan tetapi memang ponsel dengan keypad numerik masih amat populer di berbagai belahan dunia. Menurut analisis NPD, hal ini karena penduduk di sana sudah begitu terbiasa dengan handset jenis itu.
Itu sebabnya produsen ponsel seperti Nokia dan Sony Ericsson masih banyak menggelontorkan ponsel dengan keypad numerik di negara selain Amerika Serikat. (fyk/ash)