"Kita tidak mau bikin yang CDMA yang single. Paling kita campuran seperti tipe Mito 528 3-on," papar Direktur Utama Mito Mobile Hansen Lie kepada detikINET usai jumpa pers di Dakken, Jalan RE Martadinata, Bandung, Rabu (25/3/2009) siang.
Disinggung alasannya, Hansen mengaku tipe CDMA kurang chuan. "Karena kurang chuan, jadi kita tidak akan buat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang dengan uang Rp 200-300 ribu sudah bisa mendapatkan ponsel dan nomornya. Sudah tidak seksi lagi pasar ponsel CDMA," ungkap Shirley.
Walaupun tidak mau masuk ke pasar CDMA, namun bukan berarti Mito Mobile tidak melirik kelas middle low. Justru tipe ponsel yang di bawah Rp 1 juta laris manis.
"Tipe Mito 138 dan Mito 300 itu menjadi bestseller. Sejak masuk di Bandung pada tahun 2007, tipe ponsel dengan range harga Rp 1,5 - 2 juta banyak dicari," katanya.
Tak hanya mengeluarkan ponsel tipe middle low, Mito Mobile juga baru mengeluarkan tipe high end. Mito 9000, misalnya, beberapa fitur canggih juga dibenamkan dalam ponsel seharga Rp 3,5 juta ini.
"Ini ponsel merek lokal yang satu-satunya membeli license dari Microsoft. Mito 9000 menggunakan Windows Mobile 6.0 sebagai operating system-nya," pungkas Shirley.
Sekitar awal bulan April 2009, Mito Mobile menggelar promo penjualan tipe Mito 818. Dalam promo tersebut harganya menjadi Rp 1,2 juta dari harga asal Rp 1,7 juta.
(afz/wsh)