Seperti yang dikatakan Marketing Manager Mito Mobile Shirley Imanata kepada wartawan dalam jumpa pers di Dakken, Jalan RE Martadinata, Bandung, Rabu (25/3/2009) siang.
"Mito kuat di Kawasan Timur Indonesia. Kita baru mau garap Jawa. Ya kita kepung dulu lah jawa," ujar Shirley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak main-main dalam mengeluarkan produk baru. Kita lihat dulu respon pasar terhadap produk kompetitor. Biasanya sih 2-3 bulan lebih lama," papar gadis berkulit putih ini.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Mito Mobile Hansen Lie juga mengatakan bahwa pihaknya setiap bulan mengeluarkan tipe-tipe terbaru dengan inovasi yang tidak dimiliki oleh kompetitor lainnya.
"Tiap bulan ada tipe yang baru. Tapi kadang tidak kita launch dalam satu waktu. Biasanya setelah 3 bulan baru di launch. Kita test pasar dulu, apakah pasar menerima produk tersebut atau tidak," kata Hansen.
Inovasi terbaru dari Mito Mobile, tambah Hansen, adalah Mito 528. Tv phone dengan 3 card on. "Kategori 3-on, kami memang bukan yang pertama. Tapi kami memiliki kelebihan pada kamera dan memori internal yang lebih besar," terang Hansen.
Hansen juga optimis, Bandung akan menjadi pasar yang potensial. Maka tak heran Hansen optimis growth penjualan ponsel merek lokal akan meningkat. Walaupun krisis global masih mencengkram dunia bisnis.
"Perkiraan tahun 2009 sebanyak 10 persen pangsa pasar ponsel lokal. Target tahun ini 2,5 persen dari pasar nasional dan Jabar sekitar 15-20 persen dari nasional," ungkap Hansen.
Demi menunjang target tersebut, Mito Mobile saat saat ini memiliki 2 service center di Bandung. Yakni di Sarindo Dago dan Atlantic BEC. (afz/wsh)