Menurut pemantauan detikINET, dalam konferensi yang digelar di auditorium BPPT itu, peserta konferensi yang menggunakan software proprietary ini tak hanya berasal dari delegasi lokal, tetapi juga peserta dari luar negeri.
Mereka terlihat dengan santainya, menggunakan komputer jinjing yang ditempatkan di meja atau di pangkuannya untuk mencatat atau melakukan hal lain dengan software proprietary-nya tersebut. Sementara di atas panggung, para pembicara tengah serius mengupas soal open source.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuatu yang sepele memang. Tapi yang menarik, mereka berkumpul selama dua hari dalam perhelatan konferensi ini justru untuk sharing dan belajar terkait bagaimana lebih meningkatkan penggunaan software open source.
Keterangan gambar: sejumlah delegasi menggunakan software proprietary di konferensi open source Asia Afrika. (ash/inet) (ash/dwn)