Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
BlackBerry yang Kian 'Membumi'

BlackBerry yang Kian 'Membumi'


- detikInet

Jakarta - Dahulu, mungkin hanya kalangan pebisnis tertentu saja yang kerap sibuk berkutat dengan BlackBerry. Kini tak lagi demikian.

BlackBerry mulai digemari beragam kalangan. Bahkan, tak sedikit anak muda yang mulai keranjingan dengan fitur layanan perangkat besutan Research in Motion (RIM) itu.

Kalau ditanya alasannya, mayoritas pasti bilang: chatting melalui Yahoo Messenger, nge-blog, sampai ber-social networking lewat Facebook, bisa lebih mudah diakses kapan saja, di mana saja. Selain juga email dorong (push mail), tentunya.

Hal itu diakui VP Corporate Account Telkomsel, Aulia E Marinto. Tingginya minat akan BlackBerry dikarenakan bermacam hal. Mulai dari ketersediaan handset dengan fitur menarik, hingga ragam fitur akses jaringan layanan yang mampu disuguhkan operator telekomunikasi.

"Kemanfaatan dan kenyamanan pelanggan menggunakan Blackberry, terutama dalam hal kecepatan, tentunya semakin terasa berkat jaringan berteknologi 3G," tulisnya dalam rilis yang dikutip detikINET, Senin (27/10/2008).

Selain itu, 'membuminya' penggunaan BlackBerry ini juga ditunjang dari kian terjangkaunya biaya yang harus dikeluarkan pengguna untuk berlangganan. Kalau dulu, layanan untuk perangkat BlackBerry dibanderol Rp 200-300 ribu, kini ada operator yang menawarkan biaya langganan di kisaran Rp 100 ribu.

Akses data menggunakan BlackBerry bisa semakin cepat berkat kehadiran teknologi seluler UMTS/WCDMA/HSDPA. Namun sekali lagi, akses cepat lewat 3G baru bisa dinikmati jika handset BlackBerry yang digunakan juga mendukung jaringan 3G. Kini, kemampuan itu mulai ada di handset BlackBerry tipe Bold.

Bold sendiri telah menjadi andalan bagi tiga besar operator seluler di Indonesia, Excelcomindo (XL), Indosat, dan Telkomsel, untuk memancing minat pelanggan akan layanan BlackBerry. Belum juga dirilis beberapa bulan lalu, ketiga operator ini sudah dibanjiri ratusan pemesan.

Pengguna layanan Blackberry di Indonesia diproyeksi tumbuh 40% tahun ini. Tahun lalu, layanan ini digunakan oleh 10 ribu pelanggan. Sedangkan sekarang, sudah lebih dari 25 ribu yang menggunakan layanan tersebut.

"Pelanggan Blackberry Telkomsel meningkat sangat pesat dalam beberapa bulan terakhir mencapai 14 ribu pelanggan saat ini," kata Aulia. Sebelumnya, pengguna layanan BlackBerry Telkomsel cuma berkisar enam ribu pelanggan.

Peningkatan juga dialami XL dan Indosat. Namun kedua operator ini belum merilis data pelanggan terbarunya. Data terakhir yang tercatat, saat pelanggan BlackBerry Telkomsel masih berkisar enam ribu, Indosat memimpin pasar dengan 10 ribu pelanggan, disusul XL delapan ribu pelanggan.

Meskipun jadi operator yang paling belakangan merilis Bold, Telkomsel tetap tak mau kehilangan momentum. Setelah menjadi operator pertama yang merilis Blackberry prabayar di Asia, Telkomsel pun menghadirkan paket Blackberry Bold korporat terbaru dengah harga berkisar Rp 7 juta, atau tepatnya US$ 715. Di pasar ritel, Bold masih dipasarkan dengan harga di atas Rp 8 juta. (rou/ash)





Hide Ads