Sektor yang menjadi kajian Intel dalam 'mengintip' masa depan ini adalah di bidang lingkungan hidup, layanan kesehatan, visual computing, wireless mobility dan lainnya.
Riset merupakan sektor yang menyedot cukup dana bagi Intel. Dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Minggu (21/6/2008), Intel menyiapkan dana per tahun sebesar US$6 miliar untuk pengembangan riset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rattner juga mengatakan, prioritas Intel untuk berinvestasi dalam riset, membantu Intel mengembangkan produknya, dan industrinya dalam skala besar.
Sebagai contoh, adalah awal kehadiran processor Intel Atom, berawal dari proyek kecil dalam lab Intel dengan sebutan 'Snocone', yang mengeksplorasikan kemungkinan merancang sebuah processor ultra-low power berdasar pada Intel architecture.
Beberapa teknologi yang digunakan pada platform untuk bisnis seperti teknologi processor Intel vPro juga berasal dari lab hasil riset tahun 1990-an yang membantu menciptakan koneksi Universal Serial Bus (USB) ke PC untuk music player, keyboard, video camera dan lainnya.
Punya cerita menarik seputar teknologi informasi? Sampaikan saja di detikINET Forum. (ash/ash)