Tema yang diambil dalam perayaan Hakteknas yang ke-13 di tahun ini berkaitan dengan inovasi dalam pemberdayaan industri.
Inovasi sendiri di mata pemerintah dapat diwujudkan dalam berbagai bidang industri yang dapat dikategorikan sebagai industri kreatif, termasuk bidang Information & Communication Technology (ICT), fashion, film animasi dan musik, penelitian, desain, art performance dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjutnya, diperlukan kerjasama dari sejumlah pihak untuk mewujudkan hal tersebut. "Seperti akademisi, bisnis dan goverment," ujarnya dalam jumpa pers Hakteknas di kantor Ristek Jakarta, Kamis petang (5/6/2008).
Ristek menyatakan kesiapannya dalam mendorong dan memfasilitasi pelaku industri kreatif ini untuk maju. Sebab, kemajuan dalam industri ini merupakan langkah penting dalam bidang ekonomi, mengingat potensi pengembangannya yang masih luas.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), industri kreatif menduduki peringkat 9-10 untuk lapangan usaha utama dengan nilai kontribusi sebesar 4,74% dari total PDB nasional di 2002 - 2006.
Sedangkan dari sisi tenaga kerja, pekerja industri kreatif menempati peringkat ke 7 dari 10 lapangan usaha utama atau 3,7 juta dari 93,3 juta tenaga kerja total di Indonesia.
Tanggal 8 Agustus 2008 direncanakan bakal menjadi puncak perayaan Hakteknas. "Mudah-mudahan tahun ini presiden dapat hadir," harap Charunia.
Berbagai kegiatan akan mewarnai perayaan Haktenas. Mulai dari eksibisi terkait ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) hingga karnaval Iptek yang akan diikuti oleh ribuan anak sekolah.
Punya cerita menarik seputar teknologi informasi? Yuk, berbagi di detikINET Forum.
(ash/fyk)