Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk membenahi manajemen bisnisnya. Dua perusahaan tersebut nantinya akan berfokus pada bisnisnya masing-masing. Satu perusahaan akan memfokuskan diri pada bisnis Mobile Device, yakni memproduksi dan mendistribusikan handset, aksesoris dan software mobile.
Sementara perusahaan yang satunya akan menangani bisnis Broadband dan Mobility Solutions, melanjutkan bisnis Motorola di networking, layanan voice dan solusi komunikasi data, demikian dikutip detikINET dari Softpedia, Kamis (27/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brown menambahkan, "Kami telah mencari CEO baru untuk bisnis Mobile Device. Kami percaya dengan kekuatan brand, SDM, dan kekayaan intelektual yang kami miliki. Kami berharap bisnis Mobile Device kami akan mampu merebut kembali posisi bergengsi di pasar."
Saat ini memang bisa disebut sebagai masa-masa sulit bagi perusahaan Amerika Serikat ini. Setelah beberapa tahun membayangi Nokia di posisi kedua produsen ponsel dunia, kini posisi Motorola tergeser oleh Samsung. Diharapkan dengan pembagian perusahaan menjadi dua ini, Motorola mampu meningkatkan performa bisnisnya.Β (dwn/dwn)