Vice President Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, mengungkapkan pihaknya tengah fokus menjajaki kemungkinan akuisisi tersebut di 12 negara di Asia Tenggara dan Selatan melalui anak usahanya, PT Telkom Indonesia Internasional (TII). Negara-negara yang dimaksud ialah Papua Nugini, Filipina, Brunei Darusalam, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, dan beberapa negara lainnya.
"Ini merupakan upaya kami menancapkan kuku Telkom di pasar internasional melalui TII.Β Untuk tahap awal, nilai akusisi yang kami siapkan tidak besar. Namun jika prospektif, tentu akan ditingkatkan lagi," ujarnya di sela peluncuran layanan Flexi Imlek di gedung Telkom, Grha Citra Caraka, Jakarta, Selasa (5/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Scicom sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Business Process Outsourcing dan Contact Center yang juga memiliki sejumlah kantor operasi di Inggris, India, dan Amerika Serikat. Sementara Sigma adalah penyedia layanan perbankan dengan berbagai bisnis unit. Selain aplikasi, Sigma juga menyediakan sumber daya TI hingga pusat data.
TII yang dibentuk Telkom menjelang akhir 2007 lalu menyasar pasar negara berkembang untuk ekspansinya. Eddy menandaskan, TII juga tengah menjajaki sejumlah proyek di Ekuador, Nigeria, Arab Saudi, Yaman, Zambia, dan di beberapa negara lainnya di Afrika. (rou/rou)