Demikian menurut hasil kajian Georgia Institute of Technology, National Science Foundation (NSF), di Amerika Serikat. Penelitian dilakukan dengan mengambil beberapa indikator kunci, yakni, ilmu pengetahuan dan teknik, penelitian, serta manufaktur.
Dalam penelitian yang dilakukan sejak 1980-an ini, peneliti selalu memantau kemajuan teknologi negara-negara di dunia dan memberi skor. Dari sini terlihat bahwa skor China terus meningkat 4 kali lipat dalam 11 tahun, sementara AS justru merosot 20 persen dari skor maksimal yang pernah dicapainya (95,4) di tahun 1999.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja ini merupakan prestasi gemilang bagi China, mengingat beberapa waktu lalu negara ini tertinggal di belakang negara-negara berkembang lainnya.
"Ibarat bermain basket, negara lain berumur 40 tahun, melawan China yang berumur 12 tahun. Mungkin negara lain memiliki lebih banyak pengalaman, tapi tidak akan mampu lagi memacu stamina untuk penampilan prima. Sepertinya masa depan AS tidak akan cemerlang," Nils Newman, asisten penelitian dari NSF, memprediksi.Β (rou/rou)