HP (Hewlett-Packard) menunjuk Emma Walmsley sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru untuk memimpin arah strategis HP dalam menghadapi peta persaingan industri komputasi berbasis AI yang kian kompetitif.
Walmsley akan resmi menjabat pada 4 Januari 2027 mendatang, menggantikan Bruce Broussard yang sebelumnya bertindak sebagai interim CEO sejak Februari 2026.
Penunjukan ini menandai momentum penting dalam kepemimpinan HP. Walmsley mencatatkan sejarah sebagai CEO wanita penuh waktu ketiga dalam perjalanan sejarah HP, setelah era Carly Fiorina dan Meg Whitman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum ditunjuk memimpin HP, Walmsley dikenal sebagai wanita pertama yang memimpin raksasa farmasi Inggris, GlaxoSmithKline (GSK), serta bertugas sebagai direktur independen di dewan direksi Microsoft.
"HP adalah perusahaan ikonik yang memiliki peran penting dalam membentuk masa depan dunia kerja secara global. Saya sangat antusias untuk bergabung dengan tim dan bersama-sama melangkah maju dengan kejelasan dan keyakinan. Kami akan berfokus mengoptimalkan kekuatan era AI serta mengerahkan kreativitas dan inovasi HP untuk membuka sumber-sumber pertumbuhan baru serta memberikan nilai berkelanjutan bagi pelanggan, pemegang saham, mitra, dan seluruh insan HP," ujar Emma Walmsley, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET.
Perubahan struktur kepemimpinan ini juga diiringi rotasi pada jajaran dewan komisaris. Bruce Broussard bakal mengemban tugas baru sebagai Chairman of the Board menggantikan Chip Bergh yang telah menjabat sejak 2017. Transisi kepemimpinan bertahap ini disiapkan untuk menjaga kesinambungan tata kelola perusahaan di tengah dorongan transformasi teknologi komputasi.
Fokus Geber Pertumbuhan Komputasi Berbasis Kecerdasan Buatan
Perombakan manajemen ini terjadi di saat industri PC global sedang diuji oleh kenaikan biaya komponen dan transisi besar-besaran menuju integrasi AI pada perangkat keras modern. HP menilai pengalaman kepemimpinan Walmsley di industri global dapat mempercepat langkah perusahaan dalam mengubah strategi komputasi konvensional menuju arsitektur hardware berbasis AI.
Walmsley menegaskan bahwa fokus utamanya saat memimpin kelak adalah mengoptimalkan potensi era kecerdasan buatan untuk membuka sumber-sumber pertumbuhan bisnis baru serta menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang saham, mitra, dan pelanggan.
Langkah restrukturisasi puncak ini diharapkan dapat memperkuat daya saing HP dalam mengarungi dinamika pasar PC global yang tengah mengalami transformasi pesat.

