Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kerja Cuci Piring di China Digaji Rp 16 Juta Sebulan, Tapi...

Kerja Cuci Piring di China Digaji Rp 16 Juta Sebulan, Tapi...


Fino Yurio Kristo - detikInet

Close up of woman hands  washing a plate with a cleaning sponge in a kitchen sink. A faucet with flowing water and a dish washing soap are visible. The sink is full of water and soap sud. High resolution 42Mp indoors digital capture taken with SONY A7rII and Zeiss Batis 25mm F2.0 lens
Kerja Cuci Piring di China Digaji Rp 16 Juta Sebulan, Tapi...Foto: Getty Images/fcafotodigital
Jakarta -

Para pekerja di China meraup penghasilan hingga 6.000 yuan (sekitar Rp 16 juta) per bulan dengan melakukan pekerjaan rumah tangga secara berulang seperti melipat baju, mencuci piring, dan mengelap meja. Akan tetapi itu bukan pekerjaan rumah tangga melainkan untuk melatih robot.

Menurut South China Morning Post, lowongan pekerjaan ini semakin banyak bermunculan di media sosial dan platform rekrutmen, dengan tawaran gaji bulanan 4.000-6.000 yuan, serta menarik minat para pengangguran dan pekerja muda yang mencari jam kerja fleksibel.

Salah satunya adalah Liu Yun (40), yang terjun ke industri baru ini setelah kehilangan pekerjaan di pabrik mobil dan kesulitan mencari pekerjaan baru karena faktor usia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sebuah fasilitas pelatihan di Beijing, sensor yang dipasang di pergelangan tangan dan jari-jarinya merekam pergerakan saat ia berulang kali mengambil gelas, membuka tutup botol, dan mengelap permukaan meja, mengikuti instruksi yang ditampilkan di layar komputer.

"Daripada melatih robot, rasanya lebih seperti sedang mengajari anak berusia dua tahun," ungkap Liu yang dikutip detikINET dari VN Express.

ADVERTISEMENT

Sistem monitor melacak produktivitas dan keakuratan pekerja sepanjang shift mereka. Para pekerja ditarget merekam sekitar 160 gerakan per shift, sementara mereka yang paling produktif bisa menyelesaikan lebih dari 260 gerakan.

Rangkaian gerakan ini diubah menjadi data pelatihan untuk membantu robot mempelajari tugas-tugas yang nantinya mungkin akan mereka lakukan di rumah, supermarket, maupun pabrik.

Sifat pekerjaan berulang menguras fisik Liu. Mencuci piring dan menggosok meja hingga 200 kali satu shift membuatnya sangat kelelahan. Beberapa pelatih mengatakan banyak pekerja memutuskan berhenti hanya dalam beberapa minggu, karena merasa bayaran yang diterima tak sebanding dengan kelelahan fisik dan mental akibat melakukan tugas yang sama ratusan kali dalam sehari.

Namun bagi sebagian orang lainnya, jam kerja fleksibel membuat pekerjaan ini terasa sepadan. Guo Hongjuan, yang tinggal di Provinsi Jiangsu, menghabiskan sekitar enam jam sehari untuk merekam berbagai gerakan sehari-hari, termasuk merapikan barang, menata buku, dan membersihkan meja dapur.

Bekerja dari rumah memungkinkannya untuk mengurus sang buah hati sambil tetap mendapatkan penghasilan sekitar 4.000 yuan per bulan.



(fyk/afr)
TAGS




Hide Ads