Pendapatan konten esek-esek tersebut diprediksi akan meningkat menjadi USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 32,8 triliun menjelang 2010 nanti (USD 1 = Rp 9.395 sumber: detikcom). Demikian dikutip detikINET dari Vnunet, Rabu (28/11/2007).
Perusahaan penelitian Juniper Research mengatakan, pendapatan itu akan didongkrak oleh layanan video streaming dan video chat yang makin digemari, serta adopsi layanan generasi ketiga (3G) yang meningkat drastis. Dan proporsi pendapatan itu secara signifikan diperkirakan akan datang dari negara yang belum berkembang di Amerika Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juniper Research juga mengemukakan bahwa konten yang paling populer di konsumen adalah konten grafis amatir. Menurut Juniper, jika operator layanan ingin memaksimalkan pendapatan dari konten dewasa, mereka harus menyediakan konten dengan jenis beragam.
Juniper memprediksi Eropa barat akan menjadi pasar regional terbesar untuk layanan mobile konten dewasa. Perlu digarisbawahi pula, user layanan konten dewasa sangat sensitif terhadap harga dibanding user layanan hiburan mobile lainnya, sehingga penyedia layanan disarankan untuk selalu berhati-hati dalam mematok harga. (dwn/dwn)