Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
UKM Indonesia 'Doyan' Storage

UKM Indonesia 'Doyan' Storage


- detikInet

Jakarta - Dari pembelanjaan sistem penyimpanan data di Asia Pasifik, Indonesia ternyata termasuk yang pertumbuhannya paling pesat. Kalangan UKM pun 'doyan'.Selama 2006, belanja sistem penyimpanan data (storage) di kawasan Asia Pasifik (tanpa memperhitungkan Jepang) mencapai US$ 2,4 miliar. Hal itu dikemukakan Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data System (HDS) Indonesia, dalam jumpa pers di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (25/10/2007).Mengutip data survey AMI & Partner, Edwin mengatakan Indonesia termasuk pembelanja storage yang pertumbuhannya paling besar dengan tingkat 30 persen. Bersama dengan Indonesia adalah India, Cina, dan Korea Selatan.Secara rinci, sektor Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia disebut menghabiskan US$ 127 juta pada 2006 untuk membeli . Bandingkan dengan Malaysia yang hanya US$ 72 juta, Thailand (US$ 57 juta) atau Singapura (US$ 52 juta).Usaha Kecil (dengan jumlah karyawan di bawah 100 orang) disebut menghabiskan US$ 56 juta untuk storage. Sedangkan usaha menengah, lanjut Edwin, mencapai US$ 71 juta.Sedangkan dari sisi sektor industri, UKM didominasi oleh industri manufaktur. Dan dari sisi produk, belanja perangkat keras mencapai 91 persen dari angka belanja dengan 9 persen sisanya adalah untuk piranti lunak.Ravi Rajendran, General Manager HDS untuk kawasan ASEAN, mengatakan belanja yang sangat kecil untuk piranti lunak ini disebabkan kebutuhan UKM untuk piranti lunak masih terbatas. "Mereka hanya menggunakan untuk manajemen penyimpanan data, sedangkan jika di kelas usaha besar sudah mulai menggunakan piranti lunak penyimpanan untuk kebutuhan lainnya," ia menjelaskan. (wsh/ash)





Hide Ads