×
Ad

Amazon Lagi-lagi Terganggu Serangan Drone di Bahrain

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Jumat, 27 Mar 2026 14:44 WIB
Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Jakarta -

Amazon Web Services (AWS) di Bahrain kembali melaporkan kegiatan operasional mereka terganggu serangan drone. Ini adalah kali kedua sejak pecahnya Perang Iran 2026.

Dilansir dari Al Jazeera, Jumat (27/3/2026) juru bicara Amazon melaporkan bahwa pada Senin awal minggu ini ada gangguan operasional karena aktivitas drone. Tidak ada penjelasan apakah fasilitas mereka di Bahrain kena serangan drone, atau gangguan ini karena serangan drone di sekitar data center mereka.

AWS mengatakan sedang membantu para konsumen mereka migrasi ke alternatif wilayah AWS lain sambil pemulihan di Bahrain. Tidak ada rincian soal dampak kerusakan atau berapa lama gangguan ini akan terjadi.

"Seiring situasi terus berkembang, kami meminta beban kerja di wilayah terdampak dipindahkan ke lokasi lain," kata Amazon kepada Reuters.

AWS adalah bisnis cloud computing milik Amazon dan berperan penting di balik operasional banyak website dan situs pemerintahan. AWS juga menjadi sumber pendapatan Amazon.

Pada awal Maret, AWS melaporkan fasilitas mereka di Bahrain dan Uni Emirat Arab kehilangan daya dan harus memindahkan beban kerja computing ke tempat lain. Fasilitas mereka di Bahrain kena serangan drone.

Sedangkan serangan ke data center mereka di UEA menjadi yang pertama kalinya serangan militer mengganggu perusahaan data center Amerika. Serangan terhadap AWS ini adalah dampak dari ancaman Iran yang akan menyerang pusat ekonomi terkait Amerika dan Israel di kawasan Teluk, sebagai balasan atas serangan AS-Israel di Iran.

Di kawasan Teluk dan Israel, ada banyak perusahaan teknologi yang buka kantor di sana antara lain Google, Microsoft, Palantir, IBM, Nvidia dan Oracle. AWS secara langsung juga membantu Department of Defense (DoD) Amerika.



Simak Video "Video: Serangan Drone di Kafe Tewaskan 24 Orang, Rusia Salahkan Ukraina"

(fay/fyk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork