×
Ad

Netflix Ditikung? Paramount Tawar Lebih Tinggi Demi Rebut Warner Bros

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 26 Feb 2026 12:23 WIB
Foto: Unsplash/Freestocks
Jakarta -

Paramount belum menyerah ingin membeli Warner Bros. Discovery, meski Netflix jadi pilihan utama. Paramount secara resmi menaikkan tawarannya untuk Warner Bros. Discovery (WBD) menjadi USD 31 per saham, lebih tinggi dari Netflix dengan USD 27,75 per saham.

Dewan WBD menyatakan memperpanjang waktu pembicaraan dengan Paramount mengenai kemungkinan kesepakatan. Selain harga per saham lebih tinggi, Paramount mempermanis proposal dengan beberapa cara lain, termasuk menjanjikan biaya terminasi regulasi USD 7 miliar ke WBD jika transaksi gagal terkait regulasi.

Jadi, pembicaraan dengan Paramount akan terus berlanjut seiring upaya WBD mendapatkan kesepakatan terbaik. Namun demikian, perusahaan menyebut perjanjian merger WBD dengan Netflix tetap berlaku. Para analis memperkirakan Netflix kemungkinan besar akan menyamai tawaran pesaingnya tersebut.

Sebelumnya Paramount menawarkan USD 30 per saham yang ditolak WBD. Paramount selama ini mengajukan penawaran langsung kepada para pemegang saham WBD dalam langkah yang umum dikenal sebagai upaya pengambilalihan paksa.

Netflix memberikan kelonggaran tujuh hari kepada WBD untuk mengadakan pembicaraan dengan Paramount, sambil menyebut desakan Paramount tersebut sebagai gangguan bagi industri hiburan.

Tujuannya dari sudut pandang WBD, adalah untuk mengetahui tawaran terbaik dan terakhir dari Paramount agar para pemegang saham mendapatkan kejelasan mengenai situasi tersebut. Dewan WBD belum membuat keputusan apakah proposal baru senilai $31 per saham benar-benar lebih unggul daripada merger dengan Netflix.

Jika dewan membuat keputusan tersebut, Netflix akan memiliki waktu empat hari untuk mengajukan tawaran balasan. Bulan lalu, di tengah tekanan dari Paramount, Netflix merevisi tawarannya menjadi pembayaran tunai seluruhnya.

Netflix menginvestasikan modal besar dalam upayanya mengejar Warner Bros dan HBO, sehingga kecil kemungkinan mundur secara tiba-tiba. Meski begitu, co-CEO Netflix Ted Sarandos akhir pekan lalu mengatakan perusahaannya memiliki reputasi berani mundur dan membiarkan orang lain membayar terlalu mahal.

Netflix juga mengecam keras upaya pengambilalihan paksa Paramount terhadap WBD. Merger Netflix ini didasarkan pada rencana Warner Bros. Discovery untuk memecah diri menjadi dua perusahaan terbuka.

Setelah pemisahan, Warner Bros akan menjadi nama perusahaan yang akan diakuisisi oleh Netflix. Sementara saluran kabel WBD termasuk CNN, akan menjadi bagian dari perusahaan terpisah bernama Discovery Global.

"Pekerjaan kami terus berlanjut pada upaya pemisahan dan perencanaan integrasi dengan Netflix, dan prioritas kami sebagai bisnis tetap tidak berubah," sebut CEO WBD David Zaslav yang dikutip detikINET dari CNN, Kamis (26/2/2026).



Simak Video "Video: Yang Bikin Sinje Lee Jatuh Cinta ke Karakternya di 'The Resurrected'"

(fyk/fyk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork