Download Ilegal Coreng Wajah SAP
- detikInet
Jakarta -
Gara-gara download ilegal, tercorenglah wajah perusahaan piranti lunak SAP. Bahkan sang pesaing, Oracle, sampai merasa perlu mengajukan tuntutan.Oracle menuding SAP melakukan pembobolan pada jaringan komputer mereka dan mencuri informasi penting dan rahasia. Di sisi lain SAP mengakui terjadinya download ilegal oleh salah satu unit bisnis mereka. Namun tidak demikian halnya soal pencurian informasi. Unit bisnis SAP yang dimaksud adalah TomorrowNow, sebuah perusahaan yang diakuisisi SAP pada 2005. Seperti dikutip detikINET dari BBC, Rabu (4/7/2007), SAP mengakui TomorrowNow melakukan pengunduhan dokumen dengan cara-cara yang tidak pantas. Buntutnya, SAP melakukan perubahan manajemen pada unit TomorrowNow. Namun SAP menyebutkan bahwa hasil pengunduhan itu tidak pernah berpindah tangan dan hanya menetap di sistem milik TomorrowNow. Perusahaan asal Jerman itu juga meminta maaf pada Oracle. "Menurut pandangan saya, satu saja kasus pengunduhan yang tidak pantas sudah merupakan hal yang tidak bisa diterima. Kami sangat menyesali bahwa hal ini terjadi," tutur Henning Kagerman, Chief Executive SAP. Sebelumnya Oracle menyebut SAP melakukan pencurian pada skala besar. Termasuk materi yang diunduh, menurut klaim Oracle, adalah dokumen rahasia, dokumen layanan bagi pelanggan, dan piranti lunak. SAP dan Oracle bersaing dalam hal piranti lunak untuk bisnis. Persaingan ini makin tajam setelah, pada 2005, Oracle membeli perusahaan piranti lunak PeopleSoft.
(wsh/wsh)