(dbu/dbu)
Laporan dari San Fransisco
Dari JavaTV Hingga Adu Hancur
- detikInet
San Fransisco -
JavaONE merupakan konferensi tahunan Java paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan di San Fransisco (SF) - Amerika Serikat. Hari ketiga JavaONE 2007 dibuka dengan pernyataan pihak Motorola bahwa peredaran telepon genggam saat ini jauh di atas PC. Bahkan, menurut Motorola, jumlah dari semua alat elektronika seperti televisi ditambah radio ditambah dengan produk elektronika lainnya, tetap jumlahnya dibawah telepon genggam.Telepon genggam telah berubah menjadi sebuah sarana yang memungkinkan social network antara pemakainya terhubung dengan bantuan internet. Telepon genggam juga diyakini merupakan sarana Web 2.0 yang paling ampuh. Dengan aritektur pengembangan yang benar dan terbuka, akan dimungkinkan terjadinya migrasi aplikasi dari PC ke telepon genggam.JavaTVHari ketiga JavaONE, Sabtu (12/5/2007), juga disebut dengan JavaTV Day, memaknai masuknya teknologi Java kedalam perangkat televisi. Televisi telah menjadi bagian dari dunia yang saling terinterkoneksi (connected world) melalui Internet. Salah satu implementasi aplikasi dari spesifikasi JavaTV ini disebut dengan Xlet, yang memungkinkan setiap programmer untuk mengembangkan aplikasi dan dijalanan di televisi. Xlet merupakan sebuah teknologi terbuka yang berjalan pada teknologi Java. Xlet mengimplementasikan standar terbuka seperti OCAP, GEMS, DAVIS. Teknologi ini memungkinkan vendor televisi untuk membuat fitur-fitur khusus, sedangkan pengembang aplikasi tetap fokus pada pengembangan aplikasi. Hal ini dikarenakan JavaTV adalah 'membran' antara televisi dan aplikasi. Teknologi ini juga sering disebut OpenCable. Teknologi ini memungkinkan bisnis media yang dipasok oleh Hollywood menjadi lebih inovatif dan interaktif.Pada intinya, JavaTV Day menjelaskan bagaimana sebuah aplikasi yang serupa dapat berjalan dari telepon genggam hingga televisi. Telepon genggam tentu memiliki peran lebih pada dunia mobility, sedangkan televisi lebih kepada pengguna yang menginginkan bentuk fisik yang besar dengan kualitas suara yang prima.Adu HancurMalam hari di ajang JavaONE 2007, terdapat sesi "After Dark". Tempat makan siang diubah total menjadi semacam party lounge. Fasilitasnya, tersedia gratis 2 gelas bir untuk setiap pengunjung!Ditengah lounge tersebut, digelar pertandingan saling adu hantam, yang tujuannya saling menjatuhkan atau bahkan menghancurkan lawan. Pastinya, bukan manusia atau mahluk hidup lainnya yang diadu. Ini adalah pertandingan adu robot nasional yang disebut dengan BattleBot. Robot yang bernilai tak kurang dari USD 5000, saling diadu dan saling menghancurkan di dalam arena laga yang dibatasi oleh jeruji besi tinggi menjulang bak pertandingan ilegal manusia, hidup atau mati. Tentu tak ada unsur sadisme atau kekerasan yang dimunculkan dalam laga tersebut, selain sebagai tempat yang ideal bagi para pengembang Java untuk mengasah kemampuannya.Penulis, Frans Thamura, adalah CEO Intercitra Prima Integrasi, JUG Indonesia, Sun Java Champions dan Oracle Regional Director. Tulisan dikirim langsung dari ajang JavaONE 2007 di San Fransisco - Amerika Serikat.
(dbu/dbu)
(dbu/dbu)