Alihdaya TI Bisa Jadi Pemikat Investor
- detikInet
Jakarta -
Alihdaya (outsource) bidang teknologi informasi (TI) dinilai bisa menjadi salah satu daya tarik perusahaan, sehingga dapat memikat investor untuk berinvestasi.Adi Juwono Rusli, Managing Director Oracle Indonesia mengungkap hal tersebut di depan para wartawan saat penandatanganan kerjasama dengan PT Sigma Cipta Caraka, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Menurut Adi, pertimbangan perusahaan melakukan alihdaya TI kini tidak hanya untuk efisiensi biaya belaka. "Dengan mengetahui bahwa suatu perusahaan melakukan outsource ke perusahaan TI kenamaan, hal itu bisa menjadi nilai tambah sehingga dapat memikat investor untuk berinvestasi," ujar Adi.Djarot Subiantoro, President Director PT Sigma Cipta Caraka mengatakan, alihdaya TI kini makin berkembang seiring posisi software yang berevolusi menjadi layanan (software as a service). Menurutnya perubahan ke arah itu akan menjadikan TI tidak lagi sebagai teknologi semata, tapi juga sebagai layanan.Djarot mengatakan, saat ini makin banyak perusahaan yang mengalihdayakan pekerjaan TI-nya dan fokus ke bisnis inti. Perusahaan manufaktur misalnya, tidak akan mengembangkan software sendiri untuk mendukung otomatisasi bisnisnya. Demikian halnya dengan perusahaan finansial dan telekomunikasi.Mengutip data hasil riset, Adi mengungkap bahwa bisnis alihdaya di Asia akan mencapai US$ 1,1 miliar pada tahun 2010. Di Indonesia, bisnis alihdaya diperkirakan mencapai 33 persen dari total bisnis TI di tanah air.Bisnis alihdaya kini ditapaki Sigma dengan menjalin kerjasama dengan Oracle Indonesia. Kedua perusahaan menawarkan layanan on demand (on demand services/ODS) berupa layanan manajemen TI secara online, yang meliputi mamajemen infrastruktur, manajemen data center, manajemen aplikasi serta manajemen solusi.Aplikasi yang ditawarkan dalam kerjasama tersebut mencakup aplikasi-aplikasi Oracle sendiri, maupun aplikasi besutan perusahaan-perusahaan yang diakuisisi Oracle seperti JDE, PeopleSoft & Siebel. Layanan ini juga mencakup penyediaan pilihan Disaster Recovery Center.
(nks/nks)