Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indonesia di 2006
Belanja TI Capai US$ 3,92 Juta
Indonesia di 2006

Belanja TI Capai US$ 3,92 Juta


- detikInet

Jakarta - Belanja industri sektor sekuriti TI (teknologi informasi) di Indonesia mencapai US$ 3,92 juta ($1 = Rp 9.074, sumber: detikcom) pada tahun 2006. Dari jumlah itu, sekitar 70 persennya atau setara dengan US$ 2,7 juta masuk di sektor Secure Content Management (SCM).Hal itu disampaikan Michael Wylie, manajer sales dan marketing PT Inovasi Lintas Media, mengutip perhitungan yang dilakukan salah satu perusahaan analis, IDC, kepada detikINET, Kamis (15/2/2007) petang.Sektor perbankan mendapat komposisi yang paling besar dalam menerapkan solusi ini, yaitu sekitar 26 persen. Jumlah ini meningkat sebesar 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Selanjutnya, sektor industri telekomunikasi dan institusi pemerintah menduduki tempat kedua dan ketiga dengan 18 persen dan 16 persen. Keduanya juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2005.Pemicunya, menurut Michael diakibatkan dari dua hal. Pertama adalah meningkatnya jumlah serangan terhadap jaringan-jaringan komputer di Indonesia. Kedua, program legalisasi software di Indonesia yang dicanangkan oleh Pemerintah. Sehingga Michael optimis masih banyak peluang yang masih bisa digarap para produsen antivirus untuk eksis di Indonesia.Sementara itu, penurunan anggaran dana (budget) yang terjadi di beberapa perusahaan juga diyakini tidak akan mengurangkan jumlah investasi untuk sektor sekuriti.Pasalnya, sektor inilah yang dianggap akan melindungi investasi di perusahaan. "Kalau investasi sekuriti yang dikurangkan, malah akan berdampak buruk pada perusahaan," tandas Michael. (ash/dbu)







Hide Ads
LIVE