Sun GPL-kan Java
- detikInet
Jakarta -
Sun Microsystems akan merilis kode sumber implementasi Java Platform Standard Edition (JSE) dan Java Platform Micro Edition (JME). Sun juga akan merilis Java Platform Enterprise Edition (JEE) dalam lisensi GNU General Public License (GPL) versi 2.JEE selama ini sudah tersedia dalam lisensi khusus dari Sun, yaitu Common Development and Distribution License (CDDL). Mulai Senin (13/11/2006), Java bisa didapat secara gratis di internet.Langkah ini merupakan terobosan besar dari perusahaan yang semula memproteksi kode sumber berbagai aplikasi yang dipakai di 3,8 miliar ponsel, super komputer, perangkat medis dan berbagai perangkat lainnya ini. "Dengan meng-open-cource-kan implementasi Sun dalam teknologi Java, kami berharap platform Java dapat menjadi infrastruktur pondasi untuk internet, desktop, dan aplikasi mobile dan perusahaan generasi mendatang," kata Rich Green, Vice President Software Sun, seperti dikutip detikINET, Senin (13/11/2006) dari eWeek."Dengan dirilisnya Java Development Kit (JDK) dalam lisensi GPL, Sun akan dapat bekerja sama lebih erat dengan para distributor sistem operasi GNU/Linux," ujarnya.Kalangan idustri menyambut baik keputusan Sun mengubah lisensi Java menjadi GPL. "Semua orang sudah menunggu-nunggu Sun akan meng-open-source-kan teknologi Java, tapi tidak ada yang menduga kalau mereka akan mengubah lisensinya menjadi GPL. Ini adalah terobosan besar bagi Sun dan software open-source," kata Tim O'Reilly, pendiri dan CEO O'Reilly Media.Kedepanya, semua kode sumber aplikasi berbasis Java yang dikembangkan Sun akan tersedia dalam lisensi GPL. Green mengatakan, keseluruhan kode sumber tersebut diharapkan sudah dirilis pada Maret 2007, yang mencakup software untuk perangkat genggam, komputer personal dan server.Rilis 6 Juta Lisensi Solaris 10Dalam keterangan tertulisnya kepada detikINET, Sun juga mengumumkan telah mendistribusikan lebih dari 6 juta lisensi Sistem Operasi Solaris 10. Sistem operasi yang diluncurkan tahun 2005 ini, diklaim telah melampaui pengiriman Red Hat Enterprise Linux, IBM AIX dan Hewlett Packard HP-UX yang dirilis pada periode yang sama. Selain itu Solaris 10 yang digunakan oleh 97% perusahaan yang termasuk dalam daftar Fortune 100 serta 85% perusahaan dalam daftar Fortune 500 telah menjadikan Solaris 10 platform pilihan bagi perusahaan dimanapun juga. Sun menjelaskan, saat ini tercatat lebih dari 16.400 anggota OpenSolaris.org serta lebih dari 33.800 download OpenSolaris yang telah terdaftar. Selain itu, saat ini telah ada 38 OpenSolaris user group dan komunitas OpenSolaris yang telah mengkontribusikan sekitar 220 kode.
(ketepi/ketepi)