Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Perlu Perubahaan Mindset
Komite Nasional TI Segera Lahir
Perlu Perubahaan Mindset

Komite Nasional TI Segera Lahir


- detikInet

Jakarta - Pameran IndoComtech yang memasuki hari kedua, Kamis (7/9/2006) adalah salah satu bentuk pemasaran terhadap teknologi informasi (TI) di Indonesia, termasuk untuk produk lokal. Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil meminta pengusaha komputer untuk lebih kreatif dalam pemasaran yang dilakukannya.Menurutnya, agar merek lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, selain harus ditunjang kualitas produk, juga perlu adanya pemasaran yang upaya untuk "menyadarkan" masyarakat. "Masyarakat belum terlalu sadar akan kegunaan perangkat komputer sehingga penjualannya tidak segencar ponsel," ujarnya."Oleh sebab itu mindset user dalam membeli produk TI perlu diubah agar seperti (saat mereka) membeli ponsel. Masyarakat juga belum aware akan kebutuhan komputer. Hal tersebut perlu diubah agar komputer bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan," imbuhnya.Untuk mengubah kebiasaan masyarakat pengguna di Indonesia, lanjutnya, Asosiasi Penguasa Komputer Indonesia (Apkomindo) diminta untuk mengubah strategi pemasarannya. "Masyarakat bukannya tidak ada dana, tapi bagaimana membuat kebutuhan komputer jadi prioritas. Maka mindset (masyarakat) itu perlu diubah," ujar Sofyan saat membuka pameran komputer IndoComtech ke-14 di Jakarta Convention Center, Rabu (6/9/2006).Komite NasionalSofyan juga mengatakan dalam waktu dua minggu ke depan, komite nasional yang mengurus TI dan telekomunikasi sudah terbentuk. "National ICT Comittee akan di-established oleh Presiden SBY untuk e-Leadership," ujarnya Sofyan pun menegaskan bahwa pembentukan komite tersebut akan melakukan sinergi dengan dunia usaha. Program pertama komite yang akan digelar ialah e-education. "Program itu akan membuka kesempatan bagi pengusaha komputer lokal," ujarnya."Ini tantangan bagi SDM dan bagi industri untuk berkembang," ujarnya.Oleh sebab itu, pihaknya juga berniat untuk melonggarkan regulasi bagi industri TI dalam negeri. "Pemerintah menyadari hal itu dan akan memberi prioritas lebih untuk industri dalam negeri, breathing space agar industri dalam negeri bisa bersaing dengan luar negeri," tandasnya. (rou)(dbu) (donnybu/)





Hide Ads