Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Lenovo Makin Gencar Gaet Petinggi Dell

Lenovo Makin Gencar Gaet Petinggi Dell


- detikInet

Shanghai - Dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, sudah empat petinggi Dell digaet Lenovo. Produsen komputer terbesar ketiga dunia ini, makin tekun "menggerus" para petinggi dari rival terbesarnya itu.Lenovo, produsen komputer asal Cina yang tahun lalu mengakuisisi divisi komputer personal IBM senilai US$1,25 miliar, bergerak makin agresif dalam memperkuat formasi para eksekutif puncaknya. Maklum, target yang ingin dicapainya adalah menjadi 'raksasa' di bisnis yang kian kompetitif ini.Seperti dilansir Cnet News.com, Senin (28/8/2006), saat ini Lenovo memiliki William J. Amelio sebagai president and chief executive untuk Asia Pasifik dan Jepang. Amelio dulunya adalah senior executive di Dell dan berpengalaman mengepalai kantor di Beijing, Singapura dan New York.Seiring dengan makin terpuruknya Dell, di tengah gencarnya pemberitaan tentang produk laptopnya yang meledak, Dell kembali harus kehilangan pejabatnya. Kamis (24/8/2006) Lenovo mengumumkan bergabungnya Christopher Askew, 44, wakil presiden untuk Dell Services di Asia Pasifik dan Jepang. Oleh Lenovo, Askew diberi jabatan sebagai senior executive yang membidangi unit bisnis layanan Lenovo, yang berbasis di Singapura. Bergabungnya Askew, terjadi beberapa hari setelah tiga petinggi Dell yang lain juga bergabung ke Lenovo.Senin (21/8/2006) Lenovo juga mengumumkan direkrutnya David Schmoock, 37, wakil presiden untuk urusan marketing Dell di Asia Pasifik dan Jepang. Di Lenovo, Schmoock bertanggung jawab terhadap perkiraan penjualan, penentuan harga dan manajemen inventaris.Empat hari sebelumnya, tepatnya pada 17 Agustus 2005, Lenovo mengatakan telah merekrut David Miller, 42, kepala kantor Dell di Cina, dan Sotaro Amano, 38, direktur korporat Dell untuk penjualan segmen bisnis dan rumahan di Jepang. Di Lenovo, Miller disiapkan sebagai presiden Asia Pasifik dan Sotaro sebagai presiden di Jepang. (ketepi/)





Hide Ads