Enterprise Tech
Bisnis Motorola Terimbas Gejolak Timur Tengah
- detikInet
Timur Tengah -
Ketegangan yang terus terjadi antara Israel dan Hizbullah, diyakini bakal berpengaruh negatif terhadap bisnis Motorola. Jika konflik antara Israel dan militan Hizbullah tak kunjung berakhir, bisnis Motorola diyakini bakal anjlok. Pasalnya, sebagian besar manufaktur serta teknisi raksasa ponsel di Amerika tersebut beroperasi di Israel.Di Israel sendiri, Motorola memiliki sekitar 3.500 karyawan yang turut membantu menjalankan roda perusahaan di Israel, termasuk di Tel Aviv.Selain itu menurut Motorola, ketegangan yang terus terjadi ini juga bakal mempengaruhi penjualan di sekitar kedua negara tersebut."Produk dan layanan kami mencapai Timur Tengah, tentu saja ketegangan yang terjadi pada kedua negara tersebut, bakal memiliki dampak negatif terhadap penjualan kami." Demikian ungkap kekecewaan mereka yang dikutip detikINET dari BBC News, Sabtu (05/08/2006).Penuturan tersebut, hadir setelah peperangan antara Israel dan Hizbullah menapaki minggu ketiga. Motorola sendiri merupakan produsen ponsel terbesar kedua dunia dan memiliki 69 ribu karyawan diseluruh dunia.(oyd)
(oktoria/)